Maya Nugroho's Notes
Welcome to my blog
Let's talk about food and life!
Home » » Pangan : Sejauh Apa Kita Paham dan Peduli?

Pangan : Sejauh Apa Kita Paham dan Peduli?

Written By mayanugroho18 on Kamis, 31 Januari 2019 | Januari 31, 2019


Hai readers, ini postingan pertama di blog ini. Sesuai dengan yang sudah kutulis di prolog kalau aku akan banyak membahas seputar pangan, di postingan ini aku akan membukanya dengan perkenalan apa itu pangan sebenarnya, dan sampai mana kita aware tentang pangan.
           
Apa sih pangan itu? Menurut UU No. 7 Tahun 1996 tentang pangan, pangan adalah segala sesuatu yang berasal dari sumber hayati dan air, baik yang diolah maupun tidak diolah, yang diperuntukkan sebagai makanan atau minuman bagi konsumsi manusia, termasuk bahan tambahan pangan, bahan baku pangan, dan bahan lain yang digunakan dalarn proses penyiapan,pengolahan, dan atau pembuatan makanan atau minuman. Wait, udah tau belum kalau di Indonesia sendiri sudah ada UU yang mengatur khusus tentang pangan? Kalau belum tau, readers bisa googling UU yang sudah kucantumin barusan nih
            Readers, apakah kalian tipikal konsumen makanan yang hanya makan karena lapar, atau kalian setidaknya pernah berpikir “Gimana sih cara bikin makanan kayak gini? Aman nggak ya makanan ini?” atau mungkin lebih dalem lagi nih “Gimana caranya ya ngasih makan orang se-Indonesia?” Selamat, readers adalah tipikal konsumen yang kritis! Pernahkah readers berpikir kenapa banyak kasus keracunan makanan terjadi di Indonesia? Karena pemahaman dan kepedulian masyarakat di Indonesia masih belum terlalu dalam! Masih banyak lagi contoh-contoh kalau kita masih perlu berbenah banyak tentang apa yang kita makan, tapi nggak ada kata terlambat kok untuk belajar J
            Baiklah, yuk kita lanjut ke basic tentang pangan yang sering salah diartikan oleh kebanyakan orang. Pernah dengar istilah tentang ketahanan pangan dan swasembada pangan? Kalau pernah, siapa nih yang berpikiran kalau dua istilah ini artinya sama? Ada? Kalau ada, sayang sekali anda belum beruntung hihihi. Dua istilah tersebut memiliki pengertian yang berbeda, readers.
            Menurut FAO (Food and Agriculture Organization) (1997) ketahanan pangan adalah situasi dimana semua rumah tangga mempunyai akses baik fisik maupun ekonomi untuk memperoleh pangan bagi seluruh anggota keluarganya, dimana rumah tangga tidak beresiko mengalami kehilangan kedua akses tersebut. Sedangkan swasembada pangan menurut para ahli memiliki arti kita mampu untuk mengadakan sendiri kebutuhan pangan dengan bermacam-macam kegiatan yang dapat menghasilkan kebutuhan yang sesuai dengan keperluan masyarakat. Masih bingung bedanya? Pak Nuhfil Hanani (beliau guru besar di Universitas Brawijaya) menyebutkan bahwa swasembada pangan umumnya merupakan capaian peningkatan ketersediaan
pangan dengan wilayah nasional, sedangkan ketahanan pangan lebih mengutamakan akses setiap individu untuk memperoleh pangan yang bergizi untuk sehat dan produktif.
Sudah paham belum nih? Atau readers malah makin mumet? Ini baru pengertiannya loh, belum ke gimana ngatur makanan orang se-Indonesia biar tercukupi semua hihihi. Nah, sebagai warga negara yang baik nih, perlu loh untuk tau hal-hal semacam ini, supaya kalau kita mau mengkritisi kebijakan pemerintah, kita nggak asal bunyi, readers. Melalui blog ini, aku mencoba sharing dengan readers apa saja yang pernah aku (atau kami, para pengisi bangku kuliah jurusan pangan) pelajari dan readers bolehhh banget nih kasih masukan atau tambahan, karena nobody’s perfect kan ;) Sebisa mungkin aku bikin konten-konten yang bisa dicerna readers dan semoga menambah awareness kita tentang apa yang kita makan dan segala tetek bengeknya. Karena kemajuan teknologi, readers sekarang bisa mendapat informasi dengan mudah. Tapi, disarankan banget nget nget untuk tetap menyaring info yang diterima yaa J
Oke readers, terima kasih sudah menyimak postingan ini yang mungkin lebih teoritis hehehe. I’ll try to make a good one! Terima kasih J

SHARE

About mayanugroho18

0 komentar :

Posting Komentar